Tampilkan postingan dengan label Turnamen Segi Empat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Turnamen Segi Empat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2011

Persebaya 1927 vs Persibo = 3-0


Tampilan pemain muda Persebaya 1927 nampaknya cukup menjanjikan. Bermodal delapan pemain muda yang dimainkan di babak kedua ini, tuan rumah menaklukkan Persibo dengan skor telak 3-0, Kamis (21/7/2011) malam ini.
Gol Arif terjadi di menit ke-19. Memanfaatkan kesalahan kiper Sukirmanto yang sudah keluar dari sarangnya. Tendangan keras kaki kiri Arif mudah saja masuk ke jala Laskar Angling Dharma yang dikawal kiper muda, Sukirmanto.

Sedari awal babak, Persibo terlebih dulu menekan pertahanan Persebaya 1927 lewat tendangan tendangan memutar Samsul Arif di menit keempat. Beruntung bola masih bisa ditepis kiper Afriyanto. Itu menjadi satu-satunya peluang terbaik Persibo di babak pertama ini. Karena itu, tuan rumah lah yang memegang kendali permainan.

Persebaya malam ini memang bermain santai. Bola-bola pendek yang biasa tunjukkan keluar pada babak pertama. Trio Taufiq, Rendi Irwan dan Arif Aryanto memiliki peran penting sekaligus menjadi motor serangan tim kebanggan Bonek. Peluang-peluang terbaik sering kali diawali pergerakan ketiga pemain ini.

Salah satunya yang didapat Mat Halil di menit ke-11. Menerima umpan Taufiq, Halil menyisir rusuk kiri kotak penalti Persibo. Saytang tendangannya masih menyamping di sisi kanan gawang. Begitu pula yang didapat Miko Ardiyanto di menit ke-21. Meneruskan bola Arif, Miko menceploskan bola lemah yang masih mampu diantisipasi kiper Persibo, Sukirmanto.

Peluang terakhir didapat tuan rumah menit ke-42 oleh I Made Wirahadi. Menyambut umpan datar Rendi, eks pemain Pelita Jaya ini melancarkan tendangan cukup keras. Beruntung bola bisa dipeluk Sukirmanto. Skor1-0 pun bertahan hingga jeda pertandingan.

Kamis, 21 Juli 2011 20:44:14 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Tampilan pemain muda Persebaya 1927 nampaknya cukup menjanjikan. Bermodal delapan pemain muda yang dimainkan di babak kedua ini, tuan rumah menaklukkan Persibo dengan skor telak 3-0, Kamis (21/7/2011) malam ini.

Saat babak kedua baru masuk menit ke-54, gawang Persebaya hampir saja bobol andai tendangan dalam kotak Samsul Arif tidak dimentahkan mistar gawang dan bola memantul keluar. Di menit ke-62, Persibo kembali mendapatkan peluang lewat tendangan bebas Novan Setia di rusuk kanan pertahanan Persebaya. Tapi masih bisa diantisipasi kiper Persebaya, Afriyanto.

Selang semenit, giliran Persebaya 1927 yang mendapatkan kans apik lewat Fandi Eko Utomo. Menerima umpan silang Sunaji, sundulan Fandi masih menyamping dari gawang Persibo. Tepat menit ke-65, Persebaya mengubah skor menjadi 2-0 lewat gol kedua Arif. Lewat umpan tiktak dengan Fandi, sepakan kaki kiri Arif tak mampu dihentikan kiper Persibo, Sukirmanto.

Selang empat menit, giliran Fandi yang mencatatkan namanya di papan skor. Menerima umpan trobosan Rendi Irwan, putra Yusuf Ekodono itu lebih dulu melakukan solo run dan mengelabuhi Sukirmanto. Dan bola pelan Fandi melaju mulus ke gawang yang sudah melompong. Usai kebobolan, pelatih Persibo, Sartono Anwar langsung menarik Sukirmanto dan menggantinya dengan Hery Prasetyo.

Dalam kondisi unggul tiga angka, Persebaya langsung memasukkan dua pemain muda Aulia Adrly dan Ryan Wahyu. Hadirnya dua pemain ini melengkapi skuad muda Persebaya yang diisi Nus Fasta, Fandi, Sunaji, Lucky Wahyu, Rendi serta sang maestro lini tengah, Taufiq.

Bermodal skuad muda, gawang Persibo hampir kebobolan untuk keempat kalinya andai kiper Hery Prasetyo gagal mengamankan bola tendangan Fandi, dan tendangan Ryan tidak melambung.[sya/kun]



Kim Antar Persema Tumpas Bali Devata


Gol tunggal Kim Kurniawan membawa Persema menaklukkan Bali Devata, Kamis (21/7/2011) sore ini. Selain itu, adik ipar Irfan Bachdim ini jua membawa Laskar Ken Arok mendapatkan kemanangan kedua di turnamen segi empat.

Satu-satunya gol pada laga ini dicetak Kim Kurniawan menit ke-75. Mendapan umpan dari Bimasakti, Kim menyelesaikannya dengan tendangan lemah namun terarah. Bola pun tak mampu dihentikan kiper Bali Devata, Agus Purwanto.

Pertandingan babak pertama antara Persema dengan Bali Devata, Kamis (21/7/2011) sore ini berlangsung monoton dan membosankan. Kedua tim sangat minim peluang dan tendangan ke gawang. Bola lebih banyak bergulir di lini tengah. Hingga babak pertama usai, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol.

Duet striker Persema, Jaya Teguh Angga dan Reza Mustofa tak tak berkutik. Selain minim suplai dari lini tengah, Jaya dan Reza juga minim kreasi. Tak jarang keduanyta kalah speed dengan pemain belakang tim yang diarsiteki Petar Segrt asal Kroasia.

Tak beda, Bali Devata juga kesulitan menciptakan gol. Meski secara permainan mereka lebih baik dan cenderung menguasai, tapi tetap saja satu-satunya tim dari Pulau Dewata itu kesulitas menembus jala tim asuhan Timo Scheunemann itu.

Tercatat selama babak pertama, Bali Devata hanya mendapatkan dua peluang emas. Pertama melalui tendangan bola mati. Sayang eksekusi tendangan bebas Edy Supriyono masih mampu ditepis kiper Persema, Sukasto Effendi. Kedua saat Nyoman Armawan di menit ke-34 menerima umpan silang Ham Sum Yum. Sayang bola masih melambung di atas mistar gawang.

Sama dengan Bali, Persema juga mendapatkan dua kans apik selama babak pertama. Salah satunya di menit ke-23 melalui Bimasakti. Sayang tendangan jarak jauhnya mendarat tepat dipelukan kiper Agus Purwanto. Kedua kala Jaya Teguh Angga lepas dari kawalan pemain belakang lawan. Sayang tendangannya bisa dibendung kiper Bali.

Pada babak kedua ini, kedua tim sedikit menaikkan tempo. Dalam kurun waktu kurang dari 10 menit, Bali Devata tiga kali mengancam gawang Persema yang dijaga kiper pengganti, Ribowo. Sayang dua kali kans Gede Jeno Wiliantara serta tandukan Made Dwi Aryadana masih bisa diantisipasi Ribowo.

Pada menit ke-70, heading Jeno Wiliantara mampu mengtgetarkan jala Ribowo. Namun gol dianulir karena dia dalam posisi offside. Persema baru mendapatkan kesempatan di menit ke-72 melalui eksekusi jarak jauh Bimasakti. Sayang bola mendarat dipelukan kiper. Dua menit setelahnya, lahirnya gol Persema yang dicetak Kim Kurniawan.

Setelah tertinggal, Bali mencoba menaikkan intensitas serangan. Hasilnya tiga kali mereka hampir membobol gawang Laskar Ken Arok lewat kemelut di depan gawang. Sayang dewi fortuna tidak berpihak ke tim asal Pulau Dewata ini. Skor 1-0 pun mengakhiri pertandingan di stadion Gelora 10 Nopember.[sya/ted]

Resistance Bands, Free Blogger Templates